everything

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Cara Mengatasi Pertengkaran Kakak adik

sumber : http://nuruliislam.blogspot.co.id/2016/10/untuk-orang-tua-begini-cara-mengatasi.html

Punya anak lebih dari satu, bukan anak sendiri barangkali keponakan, adik atau bahkan anak tetangga, apakah anten-anteng saja dirumah?, damai selalu mewarnai hari-hari?. Dirumah ada krucils tiga orang, pertengkaran sudah makanan sehari-hari. Sebentar main bareng bareng, ketawa-ketawa, tak berapa lama sudah terdengar jeritan bahkan tangisan.

Thoriq, anak kedua saya itu cukup tengil, suka pulak mengganggu, baik mengganggu mbaknya atau mengganggu adiknya. Pokoknya ada saja hal yang diributkan setelah lama bermain, ada saja nanti yang nangis, bahkan kadang ketiganya menangis bareng, haiyah.

Diantara pertengkaran mereka, sering juga saya kesal, tapi kadang saya tertawa juga dalam hati. Kalau bertengkar, mereka bisa saling tepuk, saling gigit atau adu mulut. Biasanya kalo masih level adu mulut saya dengerin saja, tapi kalau sudah adu fisik, ya dipisahkan.

Baik adu mulut maupun adu fisik seringnya berakhir dengan tangisan dipihak yang kalah dan yang lain sibuk membela diri, atau keduanya nangis dan keduanya pulak saling membela diri.

Kalau sudah begitu biasanya keduanya saya duduk kan dikiri kanan saya sambil dirangkul dan mulai diinterogasi, kenapa bertengkar, siapa yang mulai duluan, siapa yang pukul duluan, kemudian dihakimin siapa yang salah, nah yang salah dinasehatin, besok tidak boleh seperti itu lagi, yang seperti itu tidak baik, kakak adik harus saling menyayangi endebrey endebrey. 

Terakhir adalah saling minta maaf, bersalaman. Thoriq paling susah diajak salaman, kalau mbak sih biasanya langsung ngulurin tangan, biasanya saya yang akan menarik tangan Thoriq ke tangan mbaknya. Setelah adegan salaman biasanya pulak si thoriq akan langsung tertawa-tawa tengil.
sumber http://portalmadura.com/cara-efektif-mendidik-anak-agar-mau-meminta-maaf-45479

Kejadian begitu ya hampir tiap hari, baru didamaikan tak lamapun sudah bertengkar lagi. Beberapa dialog lucu kalo mereka bertengkar, biasanya yang misuh-misuh mbaknya.

Thoriq nangis sambil ngadu, si mbak berkata "mbak dak mau lagi jadi saudara Thoriq" hahaha, saya senyum senyum kalo dia bilang gitu.

Atau Tata bakal bilang "mbak ke Jambi sendiri kalo Thoriq nakal" ngancem begitu keadiknya, dan adiknya bakal tambah nangis mbaknya gak boleh pergi. Thoriq ini suka jail, tapi asli kalo mbaknya bilang begitu tambah nangis.

Atau lagi mbaknya bakal mengungkit-ngungkit jasa "kemarin waktu thoriq sakit, mbak kompres ", mau nunjukin kalo dia sudah baik, kok adiknya masih jahat sama dia, hahaha.

Nah, gara-gara nulis ini, sayapun jadi nyari bagaimana cara mengatasi pertengkaran kakak adik, ini sekalian saya tulisin secara singkat yang saya baca di wolipop, buat saya ingat ingat sendiri dan juga siapa tau ada yang ingin tau.

  • Pisahkan, jangan sampai ada yang terluka, memisahkan mereka juga membuat emosinya reda.
  • Ajarkan negosiasi dan kompromi, misalkan rebutan maianan, beri mereka kesepakatan, bermain harus gantian.
  • Membuat Peraturan, pastikan anak mematuhi aturan, misal tidak boleh mengambil jajan/makanan adik atau kakak kecuali di beri.
  • Jangan di bandingkan, Nah ini saya masih sulit, masih sering bilang liat mbak pintar bantu ibu, liat mbak tata gak nangis kalo bangun tidur.
  • Hindari menyamaratakn hak, contohnya anak lebih tua boleh melakukan sesuatu yang tidak boleh dilakukan adiknya.
  • Berikan hak anak secara tepat, anak harus tau haknya masing-masing, misal pensil mewarnai kakak karena sudah sekolah dibelikan yang baru. adiknya tidak.
  • Ajak mereka berdiskusi, buat waktu luang seminggu sekali untuk berdiskusi menyelesaikan masalah, beri kesempatan mereka untuk berbicara dan memberi ide bagaimana menyelesaikan masalah.
  • Berikan mereka ekstra perhatian, kurangnya perhatian, membuat mereka saling benci, beri waktu satu persatu untuk bersama dan bercerita, hal itu akan mempengaruhi sikap anak nantinya.
  • Datang ke psikolog jika sudah tidak bisa mengatasi sendiri.
Ternyata begitu cara mengatasinya, semoga pertengkaran anak tidak berlarut dan menjadi dendam. 



sumber
https://wolipop.detik.com/read/2012/08/06/184703/1984582/857/9-cara-atasi-pertengkaran-kakak-adik

Sabtu, 24 September 2016

Simpel alias Simpanan Pelajar

Ceritanya kemarin my bojo bawa setumpuk kertas yang diletakan diatas lemari di rumah, setelah saya bolak-balik ternyata adalah formulir  tabungan Bank Jambi terjadilah dialog dengan my bojo :

me :  formulir tabungan nech yah, semua siswa kudu nabung?

my bojo : iya

me : tapi kan kasian yah, nyimpan duit di bank kan dikenai biaya ini-itu, apalagi masih anak sekolahan, manalah tabungannya banyak, jangan-jangan nanti kalo gak nabung habis sendiri uangnnya.

my bojo : beda bu, ini simpel, simpanan pelajar, tidak dikenai biaya ini itu, anu inu, jadi cuma kayak celengan dirumah,  cuma bedanya ini di bank, berlaku sampai umur 17 tahun

me : ooooo, gitu, bagus juga ini

Dialog diatas mengingatkan saya tentang bagaimana saya mulai menabung dulu. Saya menabung di bank sejak masih SMP, Bank Bumi daya namanya (sekarang dah jadi Mandiri), waktu itu siswa ngumpulin duit sama salah satu guru, kemudian si guru yang menyetorkannya ke bank. Gembiranya minta ampun, masih smp sudah punya buku tabungan, meskipun jumlah saldonya gak seberapa, yang penting punya buku tabungan dan nabung di bank, berasa paling keren, hahaha. Eh saya nabung itu dari ngumpulin duit dikit-dikit, menghemat uang jajan yang gak seberapa (jaman dulu saya gak jajan tiap hari kayak anak SMP jaman sekarang ya). Duit jual kambing,  dulu itu saya punya kambing yang dipelihara sama orang lain kalo dijual duitnya saya tabung, trus duit kalau lebaran dikasi sama sodara-sodara.

Saya lupa sampai kapan nabung di Bank Bumi Daya itu, yang jelas saat tutup rekening, saya bisa beli mesin tik, merek olimpic atau olimpia gitu.  Wuah keren banget rasanya saat itu, writer wanna be pokoke, dalam otak, mesin tik bisa buat cari duit, bikin cerita trus kirim ke majalah (but you know, gak satupun yang di terima hahaha). Intinya saya jadi suka nabung, karena dengan nabung alias ngumpulin duit dikit-dikit itu, saya bisa membeli barang yang kayaknya tidak mungkin saya beli pada waktu itu.

Menabung itu ternyata memang sangat penting diajarkan sedini mungkin, beda dengan jaman dulu yang... ya Alloh betapa sulitnya uang. Anak-anak sekarang relatif sangat mudah mendapat uang, bahkan ada ibu-ibu yang cerita beliau menghabiskan uang sekitar 50 ribu sehari hanya untuk jajan anaknya yang masih satu orang masih berum 4-5 tahun, bayangkan itu bisa buat beli lauk sehari kalo masak sendiri. Jajan anak-anak sekolah masa kinipun lumayan besar, belum lagi saat hari lebaran anak-anak sering dapat THR yang lumayan banyak. Kalau tidak diajarkan untuk menyisihkan uang, bisa-bisa semua uang yang mereka dapatkan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting.

Kenapa sangat penting mengajarkan menabung sejak dini?, karena menabung itu ya banyak manfaatnya, diantaranya :

1. Belajar menghargai uang
Dengan menabung anak jadi tau betapa susahnya  dan lamanya mengumpulkan uang. Anak jadi tau bahwa uangnya yang dikumpulkan dari sedikit itu bisa menjadi banyak, sehingga mereka akan menghargai uang meskipun jumlahnya kecil.

2. Belajar mengatur uang sendiri
Anak akan belajar mengatur uang sendiri, jika ia mendapat uang jajan atau lainnya, maka ia kan belajar mengatur berapa banyak yang akan ditabung, berapa banyak yang akan dibelikan ini itu.

3. Belajar perencanaan keuangan
Anak-anak kadang memiliki keingin sendiri yang tidak bisa dipenuhi seketika oleh orangtuanya, misalkan ingin beli sepeda. Untuk orang tua yang punya uang, tinggal minta mungkin langsung diberikan, tidak demikian dengan sebagian anak, mereka harus menyimpan dan mengumpulkan dulu uangnya agar bisa memiliki suatu barang. Orang tua yang banyak uang juga menerapkan cara ini lebih bagus. Jadi ketika menginginkan sesuatu, anak bisa merencanakan sendiri dan dengan uangnya sendiri.

4. Motivasi untuk hemat
Menabung juga mengajari anak untuk hemat, jika ia hemat maka jumlah tabungannya akan semakin banyak, demikian juga sebaliknya.

5. Belajar disiplin
Menabung itu melatih disiplin, semakin rajin, semakin sering, maka akan semakin banyak jumlah tabungan yang bisa dimiliki.

Nah banyak sekali kan manfaat menabung, karena itu ayo kita ajarkan menabung sesegera mungkin pada anak kita, apalagi sekarang sudah ada simpel, alias simpanan pelajar. Percayalah bagi anak-anak punya buku tabungan itu keren, punya buku tabungan waktu masih kecil tuh bangganya minta ampun loh #saya. Apalagi pas pergi ke bank, duile senangnya berasa setara dengan orang dewasa yang bawa duit segambreng. 

Simpel ini adalah program terbaru otoritas jasa keuangan yang menjawab hal itu. Simpel ini kan juga cuma kayak menabung dirumah, tidak berbeda dengan celengan, tidak dikenai biaya dan bunga. Bank yang memasarkan produk ini juga banyak, ada bank konvensional  seperto bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, BPD jatim, BPD kalimantan Selatan, BPD NTB, BPD Sumselbabel, BTN, Bank Permata, Bank Panin. BPD Jambi, BPD Jabar, BPD Banten,  maupun Bank Syariah seperti : mandiri Syariah, BRI Syariah, BCA Syariah, BNI Syariah, Bank Viktoria Syariah, Bnak Bukopin Syariah dan lainnya. Tinggal pilih bank yang terdekat saja, kalau di Tebo sih yang gencar ya Bank Jambi, mereka langsung sosialisasi kesekolah-sekolah. 



sumber : 
1. http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/tips/16/04/26/o67zgr328-5-manfaat-menabung-untuk-anak
2. https://www.cermati.com/artikel/tabungan-simpel-produk-tepat-untuk-mengajari-anak-mengelola-keuangan

Selasa, 14 Juli 2015

Amplop Lebaran Buatan Sendiri



Lebaran tinggal beberapa hari lagi, persiapan menyambut hari raya sudah kah selesai?, baju baru, kue-kue, bersihin rumah, dan THR buat para keponakan?. 

Semenjak sudah berpenghasilan sendiri, tiap tahun saya selalu menyisihkan sebagian uang untuk para keponakan tercinta, nggak banyak-banyak sih tapi dengan duit-duit baru dalam amplop yang lucu, mereka semua akan gembira.

Amplop THR buat anak-anak ini biasanya saya beli saja, praktis meski yang namanya beli tidak ekonomis, apalagi tinggal di daerah macam saya ini, amplop THR lucu-lucu itu jarang ada, sekalipun ada terkadang harganya lumayan mahal. Kemarin sempat ditawarin sama temen dekat sini sebungkus isi 10 lembar harganya Rp.12.000,-. Tuh mahal kan?.

Trus pas jalan-jalan ke Muara Bungo kemarin saya sudah beli, eh karyawan salon juga mau, padahal saya belinya cuma 3 bungkus masing-masing isi 10 dan harga perbungkusnya Rp. 5.000,-, cukup untuk saya saja, alhasil kami bikin sendiri, dari bahan-bahan yang mudah didapat dan murah. peralatan dan bahan yang diperlukan adalah : gunting, kertas kado aneka warna, lem dan mistar.

Cara membuatnyapun mudah sekali :
1. ukur kertas kado sebesar 15 cm x 13 cm, lalu gunting dan lipat-lipat, ini ukuran hasil nyontek amplop yang sudah ada ya, tapi kalau mau bikin ukuran sendiri yang lebih imu-imut juga tidak masalah.



2. Lem bagian sisi ini dan rekatkan.





3. Lipat bagian ujung-ujungnya kira-kira 1 cm.



4. Gunting bagian sudut untuk bagian tutup, seperti gambar dibawah ini :


5. Lem salah satu tepi saja ya, kalo keduanya uangnya gak bisa masuk dong.

6. Ini dia amplonya, lucukan





Nah begitulah caranya buat amplop sendiri, mudah bukan?, satu lembar kertas kado dengan harga Rp. 1000,- bisa  jadi 12 buah amplop, murah meriahkan. ayo buat sendiri dan kreasikan sesukamu. Bisa juga pake kertas-kertas yang lainnya, bisa ditambah gambar-gambar yang lucu-lucu kalo rajin, hehehe. Selamat mencoba.


Artikel ini diikutsertakan dalam #GiveAwayLebaran yang disponsori oleh Saqina.comMukena Katun Jepang NanidaBenoa KreatiSandermdhofaro, dan Minikinizz  



Jumat, 10 Juli 2015

Pentingnya Pengaturan Kolom Komentar


"Ada satu tambahan dari saya, terutama kalau saat blogwalking ke blog teman-teman. Betapa susahnya mau berkomentar tapi nggak ada alternatif pilihan : name/Url. Buat yang pakai platform blog dari blogger tuh, dan ini wasting time karena kita harus login dengan Account Google, sementara kita browsing via handphone/smartphone. Serius deh, malas balik lagi ke blognya, padahal kita ingin meninggalkan jejak atau komentar. Buat yang masih nggak menyediakan komentar Name/Url, coba diganti pilihannya. Jangan berharap banyak yang mau komen kalau masih susah buat komentar

Begitulah salah satu paragraf terakhir dari tulisan Mak Indah Julianti Sibarani yang sangat menohok saya. Sebenarnya sudah berbulan-bulan saya menyadari kalau pengaturan kolom komentar saya tidak oke setelah membaca beberapa yang membahas masalah ini, berat sekali untuk merubahnya karena itu artinya semua komentar di blog saya tidak akan terlihat. 

Pengaturan komentar di blog saya persis seperti tulisan mak Indah itu, harus login dulu ke Account Google agar  bisa berkomentar. Ternyata itu sangat menyebalkan ya.

Setelah membaca tulisan Mak Indah itu, kembali pertentangan batin itu muncul, membayakan seluruh tulisan tanpa komentar, membayangkan tulisan tertentu yang komentarnya puluhan menghilang, aduh pusyiiing. Demi kebaikan kedepannya, akhirnya saya kuat-kuatkan hati mengubah pengaturan kolom komentar agar siapapun bisa berkomentar. 

Caranyapun tidak sulit sebenarnya, seperti ini yang saya lakukan :
  • Login ke blogger
  • Pilih Google plus
  • Hilangkan centang ketiga seperti gambar dibawah
  • Simpan


hapus centang ke-3
Hasilnya seluruh komentar langsung hilang, tapi tak apalah, yang terpenting blog saya akan menjadi lebih baik. Buat teman-teman yang senasib dengan saya dalam pengaturan kolom komentar. Ubahlah segera, jangan tunggu lama-lama, agar blog kalian makin baik.



Sumber :
http://indahjulianti.com/making-money-with-a-blog/



Kamis, 25 Juni 2015

Tombol Follower Blog Tidak Terpasang

Pertamanya yang ada dalam pikiran saya, folower blog itu ya follower google +, happy bangetlah karena dah mencapai angka 200an, setelah kemarin mak tian lustiana posting "Manfaat Saling follow blog", ikutan deh ngramein, biasa ya mak, saya ini suka latah ikut-ikutan, kemaren twitter, meski mpe sekarang tetap jarang ngetwit, tapi lumayan nambah juga follower.

Nah setelak klak-klik sana-sini diblog emak-emak cantik, baru nyadar kalo follower blog baru seitungan jari tangan aja #cakar-cakarkulkas#biaradem. ternyata follower blog itu gak sama dengan follower google plus, ya ampun, padahal kemaren sudah geer amir #tutupmuka.

Yang lebih ngenes lagi, selama ini saya  emang gak masang tombol follow this site atau tombol follower itu, ampun deh, pantesan saya gak punya follower yah, padahal tiap blogwalking saya sering banget ngeklik tombol join this site, tapi gak juga nyadar itu penting.

Akhirnya setelah googling, bisa juga pasang widget super penting itu di blog, dan langsung saya tangkringin di bagian kanan paling atas supaya yang mampir ke blog saya langsung lihat dan gak perlu nyari-nyari lagi.

Begini yang saya buat
1. login ke blogger
2. Pilih lay out
3. pilih add gadget
4. pilih more gadget
5. pilih follower
6. simpan

ketik members

pilih member


nah tu nongol follower blog saya...



Nah, begitulah, bisa dilihatkan, ternyata saya masih miskin follower, mumpung bulan baik emak-emak yang juga pada baik hati, boleh donk sedekah ke saya, tambahin deh jumlah follower saya, inshaa Alloh secepatnya saya follow back.




Senin, 19 Januari 2015

Tips Berjilbab Tanpa Ketombe


sumber : disini

Rambut berketombe ketika kita menggunakan jilbab, yups….bisa jadi iya, gak usah yang berjilbab, yang gak pakai juga kepala sering berketombe, apalagi yang berjilbab, rambut tertutup rapat, sehingga mudah sekali lembab karena sirkulasi udara tidak lancar, apalagi jika menggunakan dalaman atau anak jilbab yang ketat.

Keluhan seputar ketombe pada perempuan lazim kita dengar, gara-gara berjilbab jadi ketombean, gara-gara berjilbab rambut jadi apek, eits….gak juga lah, sebenarnya bukan jilbab penyebabnya, tapi karena  ketidakcermatan kita saja.

Awal-awal berjilbab, saya juga mengalami kepala yang berketombe, kulit kepala rasanya gatal dan panas, rasanya gak tahan lama-lama berjilbab, apa terus gak usah pakai jilbab, ya bukan itu solusinya kan, wong berjilbab itu wajib, dari pengalaman saya yang masih baru berjilbab dan masih terus memperbaiki kualitas berjilbab, saya punya beberapa tips yang bikin rambut saya sekarang bebas ketombe, ini cara ampuhnya :
  1. Gunakan jilbab hanya pada saat rambut kering, apalagi untuk pemakaian yang cukup lama, missal setengah hari atau seharian. Yang beraktifitas pagi, bisa rutin cuci rambut tiap sore, ibu-ibu susah donk, ada urusan uhuk-uhuk, gak tiap hari juga kan..?pakai  hairdryer atau kipas angin juga cepet kering.
  2. Cucilah rambut tiap hari, rambut yang kotor di pengap dalam jilbab,  menjadi tempat subur untuk ketombe, juga dapat menimbulkan bau apek, jika ada yang membuka jilbab, kemudian tercium bau yang kurang seksi, dan bikin pengen tutu idung, kemungkinan besar ia berjilbab dalam keaadan rambut kotor.
  3. Pilihlah jilbab yang terbuat dari bahan yang adem dan mudah menyerap keringat. sehingga jika aktifitas atau berkegiatan di tempat yang panas tidak mudah berkeringat.
  4. Jangan menggunakan jilbab dan anak jilbab terlalu  terlalu ketat. Gak cuma bikin tambah pengap, kalo inijuga asli bikin pusing, trus stress, trus ketombe makin betah.
  5. Pakailah selalu jilbab dan dalaman yang bersih,  jangan pakailah lagi jilbab dan anak jilbab yang sudah kena keringat. yang begitu juga bikin ketombe makin eksis
  6. Gunakan shampoo yang sesuai dengan kulit kepala. Banyak pilihan shampoo dengan berbagai merek, baca baik-baik sesuai kebutuhan rambut dan kulit kepala kita, apakah rontok, berketombe, berminyak dll.

Nah itu sedikit tips agar tidak berketombe meskipun berjilbab seharian, semoga bermanfaat dan bye-bye ketombe....


Kamis, 15 Januari 2015

etika menggunakan media sosial



Kalo dulu kita sering dinasehati dengan pribahasa, mulutmu harimaumu, sekarang kita harus waspada dengan jari kita sendiri, seiring dengan perkembangan tehnologi dan jejaring sosial yang semakin tinggi. jejaring sosial seperti Facebook, twitter, google +, path dan lainnya dimana para penggunanya saling berinteraksi terkadang justru menjadi tempat untuk saling menghujat, curhat hal yang kurang bermanfaat, membicarakan sesama teman, memamerkan sesuatu, ajang pertengkaran dan sebagainya. hati-hati, jarimu harimaumu.

Sebenarnya seperti  kita berbicara secara langsung, menggunakan jejaring sosial juga ada etikanya, tidak asal saja menuliskan status atau komentar, seperti yang sudah sering kali terjadi, beberapa status dan komentar justru mengantarkan pembuatnya kemeja hijau, sungguh miriskan.

Berikut beberapa etika menggunakan jejaring sosial yang saya rangkum dari berbagai sumber :

1. Etika berkomunikasi

Dalam menggunakan jejaring sosial, sebaiknya gunakan bahasa yang baik dan sopan, bukan yang provokatif, apalagi nantinya tulisan kita akan menjadi sumber pertengkaran bagi orang lain.

2. Menghargai karya orang lain

Tidak mudah pastinya membuat tulisan yang baik, bisa dijadikan motivasi bagi banyak orang, terkadang dengan mudahnya jari lentik kita mengcopy sebagian kalimat indah yang dibuat orang lain tanpa ingat mencantunkan penulisnya. menuliskan seolah-olah itu hasil pemikiran kita, itu sungguh terlalu.

3. Hindari SARA dan Pornografi

Nah kalau yang ini juga sangat sensitif,  saya sepakat tidak menuliskan soal sesuatu yang tendensius sama agama dan ras orang lain, pornografi apalagi ya, sangat mengganggu, tanpa membawa nilai apapun, pornografi tidak layak untuk disebarluaskan. karna lebih banyak dampak tidak baiknya ketimbang positifnya.

4. Jangan terlalu mengumbar  informasi  pribadi

Ini yang paling sering terjadi, sadar atau tidak kebanyakan kita selalu menumbar informasi pribadi (termasuk saya), ya kalau informasi itu bermanfaat bagi orang lain, kalau tidak,  kadang kala membuat status sedang bertengkar dengan si anu, bertengkar dengan  suami/istri/pacar, benci dengan si anu, semua kegiatan 24 jam ditulis, mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan, ngantar anak, masak apa, baru beli mobil, perhiasan atau apalah, nonton acara tv, selamat tidur, mungkin kalau bisa, tidurpun nyetatus.... zzzzz.

5  Pahami perbedaan

beda pendapat itu pasti terjadi, kita gak bisa memaksa orang lain untuk sependapat dengan  kita, misal kita suka warna merah, apa semua kudu suka merah, pasti ada yang suka hijau, oren, kuning dan lainnya, bayangkan jika warna yang ada didunia ini cuma merah, malah gak baguskan....

Yuks mari belajar menjaga etika di dunia maya, jadikan media sosial tempat menebar kebaikan, bukan pelampiasan amarah dan caci maki. jadiakan media sosial  tempat pertemanan yang penuh manfaat.




Sumber
1. http://sosbud.kompasiana.com/
2. http://trimaaja.blogspot.com/
3. oasisbiru.blogspot.com

Selasa, 30 September 2014

Spiral Sebabkan Keputihan

sumber :shortstorybehindme.blogspot.com
Beberapa bulan lalu, saya terkena keputihan, dulunya sih sering juga keputihan, waktu mau haid atau terlalu banyak kerja alias kecapean, tapi keputihan yang kemarin itu sungguh luar biasa menyiksa....gatal banget bo....


Awalnya saya  malas banget ke dokter, taulah ya...gak enak kan ngomongin penyakit ini sama dokter yang kebanyakan laki-laki itu, malu euy...

Tapi gatal ini sungguh tidak tertahankan, bikin gak nyaman banget dimanapun berada, mau digaruk, kan gak mungkin ya, apalagi sedang berada ditempat umum... uh.....yang ada coba diobatin sendirilah pakai berbagai cara tradisional, cebok pakai air sirih yang direbus, lumayan berkurang, tapi cuma sebentar, pakai betadin vaginal douche mpe ampir sebotol, gak juga ilang....ganti celana dalam tiap abis pipis, juga gak mampu menyelesaikan....beberapa hari terakhir juga perut saya terasa kembung walaupun tidak nyeri.

Sudahlah, lupakan malu dan lainnya, akhirnya berhadapan juga saya dengan SPOG,setelah pemeriksaan awal, ditimbang dan ditensi oleh perawat, duduk manislah  saya didepan pak dokter yang mulai menginterogasi saya...

Saya memang menggunakan KB spiral selama 17 bulan, sejak  selesai masa nifas, dan selama pake alat kontrasepsi ini, saya tidak pernah haid...pak dokter langsung melingkari poin itu dan bilang "spiralnya buka saja", kemudian sayapun di USG, ternyata juga si spiral ini tidak lagi berada di tempat yang tepat, agak bergeser sedikit dan sepertinya menempel didinding, dokternya menyinggung tentang artis mana gitu yang pasang spiralnya gagal, saya sudah gak konsentrasi....dalam benak saya berkecamuk hal-hal menakutkan....

Sayapun setuju saja spiralnya diambil, setelah diberi obat, hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit, akhirnya spiralnya berhasil dikeluarkan....horee..., semoga memang ini biang keroknya...

4 hari setelah spiral dibuka, dan minum obat yang diresepkan oleh pak dokter, keputihan saya sembuh, gatal yang menyiksa itu sudah tidak ada lagi...

Kontrasepsi spiral memang bagus, tetapi tampaknya saya tidak cocok dengan alat KB ini, sebelum memasang dulu, saya memang sudah pernah membaca, salah satu keburukan KB ini adalah sering menimbulkan keputihan, so....jika kamu menggunakan alat kontrasepsi ini, jangan lupa untuk secara berkala mengecek posisi spiral, yang kedua, jika mengalami keputihan, segeralah berobat kedokter, karena keputihan yang berlebihan  berpotensi menimbulkan kangker servik...



Gratis ke Dokter dengan BPJS

sumber : id.wikipedia.org

Sudah punya kartu BPJS?.... sedikit info nech buat para pemegang kartu BPJS, selama ini kan kalau berobat gratis, bisanya hanya ke puskesmas ya...nah sekarang tidak hanya puskesmas loh, tapi juga bisa berobat gratis ke dokter...,enak banget kan? trus apa bisa kesemua dokter?.. bagaimana caranya?....

Sabar..., saya jelaskan  semuanya....

Untuk bisa dapatkan pelayanan ini, para pemegang kartu, langsung saja datang ke kantor BPJS, bawa kartunya tentu saja, trus beritahukan  sama mbak atau mas nya dokter siapa yang kita pilih, untuk Tebo sini....dokter yang ditunjuk adalah dr. Yuli dan dr. Imelda, pilih salah satu dokter saja, yang terdekat, yang mudah dijangkau dari tempat tinggal kita, saya pilih dokter Yuli, cos prakteknya cuma di depan rumah, adi sekarang kami punya dokter keluarga..(kayak orang kaya euy...).

Bagaimana kalau mau berobat ke Rumah Sakit?, dokter kita inilah yang akan memberi rujukan, jadi tidak perlu kepuskesmas lagi, pengalaman saya ya....ke puskesmas itu cukup ribet, trus waktunya juga terbatas, soalnya puskesmas di tempat saya ini paling bukanya juga sampai jam 2, kan sakit gak pandang waktu.., nah kalo sudah menunjuk dokter, bisa kapan saja berobat, biasanya sih senin sampai sabtu...

Jadi kalau ada keluhan atau sakit, langsung saja berobat kedokter kita itu, kalau sekiranya masih bisa di tangani,yo wes, dokternya akan memberi obat, kalau tidak sembuh  atau penyakitnya memang tidak bisa ditangani.. baru diberi rujukan ke Rumah Sakit yang ditunjuk BPJS juga pastinya..

Seperti kemarin, saya sakit, saya langsung berobat ke dr. Yuli, sampai 2 kali ulangan gak sembuh juga (bandel nech penyakit...), trus saya diberi rujukan sama dr. Yuli ke dokter spesialis dirumah sakit, gratis dech semuanya, tapi cos penyakit saya agak bandel (sadar dirilah ya....), saya minta obat yang paten saja sama dokternya... alhamdulilah setelah 4 hari, penyakit saya sembuh...Alhamdulilah...

Keterbatasan BPJS pasti ada, tapi so far...saya masih nyaman2 saja menggunakan kartu ini untuk berobat...













Rabu, 27 Agustus 2014

Fibroadenoma Mamma (Tumor Jinak)

sumber disini

Sebenarnya saya menyadari bahwa ada benjolan di payudara saya sejak SMA, tapi karena pengetahuan yang sempit dan menyadari orang tua saya bakal kesulitan membawa saya berobat, akhirnya saya menyembunyikan saja temuan saya ini.

10 tahun kemudian, saya memberanikan diri untuk periksa ke dokter, alhasil langsung disarankan untuk diangkat alias operasi, deger kata "operasi" saya pastinya takut banget, tapi dari seputar informasi yang saya peroleh, jika dibiarkan akan semakin parah dan bisa berujung kematian..... oh no...saya  belum siap mati..., apa lagi sepupu saya sendiri meninggal dunia karena penyakit semacam ini, sepupu saya berobat alternatif dengan diurut (padahal kata dokter kalo ada benjolan jangan sering disentuh, karena makin cepet membesar) dan minum aneka jamu-jamuan, akhirnya benjolan itu pecah dan sepupu saya meninggal....


Akhirnya dengan proses yang tidak terlalu panjang,  benjolan di payudara saya diangkat,  yang dulunya hanya di sebelah kanan, ternyata di sebelah kiri juga ada, jadilah keduanya diangkat, kata dokter bedah saya masih bisa tumbuh juga walaupun sudah diangkat...(maksudnya yang diangkat cuma benjolannya saja ya, segede telor puyuh dan segede telor cicak).


Nah ternyata, benjolan itu adalah tumor jinak, namanya fibroadenoma mamma atau FAM ( bagus banget nama penyakitnya ya...), tumor jinak ini, memang tidak berbahaya, tapi kalau dibiarkan  terus dan semakin besar maka dia juga  bisa menjadi ganas. meskipun persentasenya sangat kecil hanya 0,5 % - 1 %.


Tumor sebenarnya adalah pembengkakan yang disebabkan oleh inflamsi atau peradangan  pertumbuhan jaringan yang abnormal didalam tubuh. Tipe tumor berdasarkan pertumbuhannya dibedakan menjadi tumor ganas dan tumor jinak sedangkan kangker adalah istilah untuk segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau migrasi  sel ke tempat jauh (metaststis). pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, dan bahkan menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kangker. Mutasi-mutasi tersebut sering disebabkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan ataupun diwarikan (mutasi germline).


Jadi jika kita merasakan sesuatu yang berbeda pada payudara kita, segeralah berkonsultasi pada dokter, karena tumorpun jika dibiarkan akan menjadi ganas, jangan takut.....karena pada awalnya dalam pikiran kita kelainan di payudara pasti kangker, ternyata tidak, kangker berbeda dengan tumor. Belum lama ini, tetangga saya juga terkena kangker, sampai harus diangkat, sehingga harus kehilangan sebelah payudaranya dan menjalani kemoterapi beberapa kali, beliau sudah lama tau, tapi takut untuk berobat sampai akhirnya terasa sakit, baru dibawa kedokter. Nah temans.....Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat diobati maka resiko terburuk akan semakin kecil...




sumber :http://doktersehat.com/perbedaan-tumor-dan-kanker/