everything

Sabtu, 03 Januari 2015

Dilema "Overweight"

sumber : blog.djarumbeasiswaplus.org

Suatu hari saya pergi kesebuah instansi pemerintan, menemani teman saya yang akan mengurus surat apalah gitu, dari tempat parkir mata kami sudah tertuju kedalam kantor yang kecil itu, tampak seorang wanita yang kelihatnya sangat sibuk, mondar-mandir, menelpon, masuk ruang kepala kantor, saat kami masuk, si ibu tadi memperhatikan teman saya dan langsung menyapa, saya mengekor saja, cos tidak kenal juga dengan si ibu ini...

ibu kantor : eh kamu rupanya, gendut sekali sekarang (masih dengan sibuk, ternyata mereka kenal, saya mengekor teman saya saja)

Teman saya: eh, sama lah kita, kamu juga gendut (balas teman saya dengan santai, saya berusaha menahan senyum)

Ibu kantor : nggak ah, gendutan kamu dech (masih dengan sibuk kesana-kesini, dengan suara yang sangat yakin dan agak ketus, ibu ini ternyata istri pak kepala kantor)

Teman saya : masak sih, kayaknya samalah......(teman saya masih juga ngeyel, saya...? jelas tersenyum lebar, berusaha untuk tidak ngakak)

Dua ibu tadi sebenarnya memang hampir sama, teman saya memang kurang lebih 65 kg, cukup besarlah, saya geli saja mendengarnya, ternyata dua orang yang besarnmya hampir sama, merasa kurang senang juga dibilang gendut..... #sampairumahlangsungnimbang #ngacadirisendiri.

Berat badan bertambah itu memang sungguh menyiksa, pengalan pribadi kok, pakaian banyak yang mubazir, tiap mau pergi-pergi pusying mikir baju, cos dah ga ada yang muat, kalo di rumah sih santai ya, pake daster juga pasti muat,  ato bisa juga pakai sarung....hihihi.






Sabtu, 29 November 2014

Mengunjungi Istana Pagaruyung di Batusangkar Sumatera Barat

Perjalana kami selanjutnya adalah Istana Pagaruyung, sepanjang perjalanan tetap melalui bukit dan jurang2, saya sampai heran, ternyata pusat-pusat keramaian berda dibalik bukit-bukit yang dari jauh hanya seperti hutan saja. istana pagaruyung terletak di kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar

Sampai di Istana Pagaruyung sekitar jam 4 sore, kami langsung membeli tiket masuk seharga Rp 7000,-/orang, cukup murah bukan?,  pengunjung lumayan ramai hari itu, beberapa bus besar tampak di area parkir, sepertinya beberapa rombongan dari jauh, kami pun segera masuk kedalam, suara musik khas minang  menyambut kami.

Istana Pagaruyung yang ada saat ini adalah replika, karena  istana aslinya telah terbakar,  posisinya juga sudah tidak di tempat semula, pada tahun 2007 istana pagaruyung terbakar untuk yang kesekian kalinya, kebakaran hebat karena sambaran petir  dibagian teratas bangunan 3 lantai ini  menghanguskan hampir keseluruhan bangunan, hanya sekitar 15% barang berharga yang selamat, kabarnya biaya yang dihabiskan untuk membangun kembali Istana Pagaruyung mencapai 20 milyar lebih. dan diresmikan oleh Presiden SBY tahun lalu dengan berbagai pesta adat.

Panorama alam disekitar istana ini sungguh indah, dikelilingi bukit-bukit yang sangat cantik, halamannyapun sangat luas, ada yang unik disini, bagi yang ingin foto dengan pakaian adat minang lengkap dengan sunting, tersedia  penyewaan dibawah istana, hanya dengan Rp.35000, anda sudah bisa berfoto cantik. anda juga bisa menaiki kuda, tarif anak-anak Rp.5000/0rang, dewasa rp.10.000/orang. ada juga sekuter untuk anak-anak.

bagus banget kan....bangunan ciri khas minang

halamannya sangat luas, bisa buat camping...

pemandangan dari lantai 3

ada badutnya, tata paling suka masya

saat mulai sunset dari belakang istana....

Danau Singkarak








Minggu, 23 November 2014

Air Terjun Lembah Anai

air terjun lembah anai.....

Lanjutan cerita kemarin ya, ini adalah tempat kedua yang sempat kami kunjungi, yaitu air terjun lembah anai, wajib mampir apabila berwisata ke Sumatera Barat, air terjun ini memiliki tinggi  35 m, berada dikawasan cagar alam lembah anai yang terletak di Kabupaten Tanah Datar. lokasinya juga sangat mudah dijangkau, tepat berada di tepi jalan raya Padang-Bukit Tinggi. hanya berjarak 60 km dari kota Padang, tapi dengan keadaan jalan yang mengitari bukit turun naik serta jurang-jurang yang cukup dalam sepanjang jalan, air terjun ini dapat ditempuh kurang lebih 1,5 jam dari kota Padang




Pemandangan di sekitar air terjun ini sangat indah, hawanya sangat sejuk, pohon-pohon tinggi menjulang. Harga tiket masuk pun lumayan murah, hanya Rp. 4000/orang, didalamnya tersedia gazebo, anda bisa duduk-duduk sambil membuka bekal seperti yang kami lakukan, sambil cemal-cemil sungguh asyik menikmati pemandangan air terjun yang terus mengalir. sesekali  berfoto-foto, atau bagi penggemar fotografi bisa menyalurkan hobinya. 

Sebenarnya masih ada 2 air terjun lagi dan bisa di tempuh sekitar 15 menit dari air terjun pertama, tetapi karena masih tertutup hutan sehingga agak sulit di jangkau. karena kami datang pada saat memasuki musim hujan, sehingga kami juga  dapat melihat air yang keluar sepanjang tebing-tebing berbatu dikawasan itu.


si mamak dan  kedua anaknya terpesona....

Rabu, 19 November 2014

Taplau, Si Pantai Kota Padang

Bagi yang sudah pernah berkunjung ke Padang, pasti mengenal taplau alias tapi lauik, pantai yang terletak tepat di kota Padang ini sangat lah indah, karena letaknya ditengah kota, sehingga pantai ini juga sudah mengalami pembenahan disana-sini, tidak lagi pantai yang alami.  di sepanjang taplau sudah dibuat pemecah ombak, sehingga kita bisa menikmati deburan ombak sambil duduk-duduk di tumpukan tumpukan batu yang menjorok kearah laut tanpa harus turun ke air.

Soal kuliner jangan di tanya, karena letaknya yang persis di kota Padang, sepanjang pantai ini berisikan deretan warung-warung kecil, aneka makanan dan minuman dijajakan disini, mulai dari aneka jus, minuman hangat, pisang bakar, jagung  dan lainnya, hingga aneka sea food.

Untuk oleh-oleh, anda tidak perlu kuatir, banyak lapak yang menjual hasil tangkapan para nelayan yang masih sangat segar, seperti cumu, udang dan ikan. bahkan ada juga telur penyu.

Keindahannya memang tak perlu di ragukan, tapi sayang sepertinya keindahan taplau mulai berkurang, banyak sekali sampah plastik berserakan, terbenam dalam pasir-pasir bahkan sampai terapung di sekitar tumpukan bebatuan. semoga kedepannnya pantai ini tetap terjaga kebersihannnya, karena sungguh tidak nyaman berlama-lama di tempat dengan serakan sampah.




ombaknya tak pernah berhenti berdebur


main pasir yuk....

oh indahnya....



ada putri duyung dek torik....


ibu yang cantik itu sedang  mikir berapa banyak garam untuk mengasinkan air segitu banyak


lanjutannnya besok ya....

Selasa, 18 November 2014

Serunya Melintas Jalanan Sumatera Barat

Sumatera Barat adalah salah satu provinsi yang berbatasan dengan provinsi Jambi, jadi salah satu tempat yang cukup sering kami kunjungi, dari tempat tingal saya sekarang (Tebo), cukup 2 jam sudah sampai di wilayah perbatasan. dan  untuk sampai ke kota Padang menempuh jarak sekitar 300 km.

Pemandangan yang indah tidak pernah lepas sepanjang perjalanan yang kami lewati, bukit-bukit yang tinggi menjulang dengan hutannya yang masih cukup lebat sungguh membuat saya tak henti-hentinya mengagumi ciptaan Alloh ini, Sumatera Barat memang sungguh indah, namun demikian  kehati-hatian dan konsentrasi tinggi sangatlah penting dalam perjalan melewati wilayah  ini, karena tebing yang mudah longsor serta jurang-jurang yang sangat dalam banyak sekali kita temui.

Sitinjau Laut adalah salah satu jalan terseram yang harus kita lewati menuju kota Padang jika melewati kota solok, tikungan sangat tajam dan menurun, bahkan beberapa tikungan harus dilewati dengan satu arah kendaraan saja yang berjalan, kendaraan yang berlawanan harus menunggu terlebih dahulu.
tikungan terseram.....lihat mobil tanki kuning dari arah bawah....


pemandangan yang indah


Kami juga sempat melewati jalan longsor dan mobil truk yang nyungsep ketebing, jika melewati area sitinjau laut ini anda mungkin akan merasakan telinga yang pengap, mungkin karena ketinggiannya, namun tidak perlu kuatir, akan hilang sendiri nantinya jika sudah mulai menurun. kalau saya biasanya disertai dengan perut kaku menahan takut melihat jurang yang tak terlihat dasarnya, serta batu-batu besar yang bergantungan diatas tebing, seolah-olah hendak berjatuhan....hiii..ngeri..


truk yang nyungsep ke tebing yang menikung...

Jalanan yang penuh tantangan ini tidak akan membuat anda trauma, karena pemandangan indah serta obyek wisata yang sangat menarik sangat banyak bisa anda kunjungi, belum lagi kuliner khas Sumbar yang telah dikenal luas seperti rendang, sate  dan sanjai.





Rute yang kami lalui adalah Tebo-Darmasraya-Solok-Padang-Padang Panjang-Batu Sangkar-Sijunjung-Darmasraya-Tebo, obyek wisata yang kami kunjungi adalah Taplau, Lembah anai, Danau Singkarak dan Istana Pagaruyung. kempatnya kami kunjungi sekali jalan saja, berangkat dari jam 9 pagi dari kota padang, jam 21.30 sampai di Darmasraya.

Obyek wisata yang kami kunjungi besok ya....



Senin, 27 Oktober 2014

Hari Blogger Bikin Sedih

sumber : productivemuslim.com
Ternyata dah hari blogger lagi, sedih rasanya...loh kok sedih?, ya iyalah cos sejak bikin blog hampir 2 tahun yang lalu frekuensi menulis saya bukan makin tinggi,  maunya tiap bulan bisa posting minimal 10 judul, ealah malah sekarang paling bisanya 4 postingan, makanya di hari blogger ini jadi sedih.

Menulis itu ternyata memang tidak mudah, beruntung sekali yang memiliki bakat dan kemampuan menulis, karena saya sejak suka membaca majalah Bobo, sudah kepingin banget bisa menulis cerita atau dongeng, jaman  SD dulu yang namnya menulis itu ya fiksi, buku cerita atau novel, eh ternyata menulis itu banyak macamnya, gak melulu cerita fiksi. 

Sebenarnya sih mau banget jadi penulis profesional nan terkenal nan laris manis bukunya, tapi apalah daya sepertinya baru sebatas mimpi, tapi serius saya  suka banget baca blog, terutama blog ibu-ibu atau wanita, cos kebanyakan menceritakan kejadian-kejadian sehari-hari, bukan berarti blog perempuan isinya hanya sebatas itu ya, yang keren-keren  dan berat-berat juga banyak kok dan sangat menginspirasi tentunya.

Saya malu mengaku diri sebagai blogger, belum mampu memberikan tulisan yang bermanfaat bagi banyak orang, belum mampu menginspirasi, tapi itu tidak menyurutkan keinginan saya untuk terus belajar.

Menjadi bagian dari komunitas blogger, yang didalamnya dipenuhi para penulis hebat dan inspiratif makin membakar semangat saya, dulu saya gak tau kalu ngeblog itu bisa menghasilkan uang, but now.....wuih, bikin tambah semangat, bukan itu sih tujuan  utama, tapi kalu bisa kenapa nggak ya...#mulaimataduitan.

Saya cukup bangga dan bahagia jika bisa memposting sebuah tulisan, kadang gak ada yang baca samasekali, tapi hati saya merasa puas banget, kayaknya kok hebat gitu ya bisa nulis, meski  jujur lebih bahagia jika banyak yang komentar ding....

Met hari blogger ya  teman-teman, salut buat para blogger, makin semangat menulis, makin banyak orang yang menulis dan makin banyak orang  suka membaca blog.