everything

Sabtu, 03 Januari 2015

Dilema "Overweight"

sumber : blog.djarumbeasiswaplus.org

Suatu hari saya pergi kesebuah instansi pemerintan, menemani teman saya yang akan mengurus surat apalah gitu, dari tempat parkir mata kami sudah tertuju kedalam kantor yang kecil itu, tampak seorang wanita yang kelihatnya sangat sibuk, mondar-mandir, menelpon, masuk ruang kepala kantor, saat kami masuk, si ibu tadi memperhatikan teman saya dan langsung menyapa, saya mengekor saja, cos tidak kenal juga dengan si ibu ini...

ibu kantor : eh kamu rupanya, gendut sekali sekarang (masih dengan sibuk, ternyata mereka kenal, saya mengekor teman saya saja)

Teman saya: eh, sama lah kita, kamu juga gendut (balas teman saya dengan santai, saya berusaha menahan senyum)

Ibu kantor : nggak ah, gendutan kamu dech (masih dengan sibuk kesana-kesini, dengan suara yang sangat yakin dan agak ketus, ibu ini ternyata istri pak kepala kantor)

Teman saya : masak sih, kayaknya samalah......(teman saya masih juga ngeyel, saya...? jelas tersenyum lebar, berusaha untuk tidak ngakak)

Dua ibu tadi sebenarnya memang hampir sama, teman saya memang kurang lebih 65 kg, cukup besarlah, saya geli saja mendengarnya, ternyata dua orang yang besarnmya hampir sama, merasa kurang senang juga dibilang gendut..... #sampairumahlangsungnimbang #ngacadirisendiri.

Berat badan bertambah itu memang sungguh menyiksa, pengalan pribadi kok, pakaian banyak yang mubazir, tiap mau pergi-pergi pusying mikir baju, cos dah ga ada yang muat, kalo di rumah sih santai ya, pake daster juga pasti muat,  ato bisa juga pakai sarung....hihihi.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung & meninggalkan komentar, tunggu kunjungan balik saya

If you follow my blog, I will do too