everything

Sabtu, 20 Juni 2015

PMP

Jaman sekolah dulu dari dasar hingga menengah atas, saya masih selalu ingat pelajaran PMP, pendidikan moral pancasila, sekarang sudah tidak ada lagi, sebagai gantinya adalah PPKN atau KWN. saya hafal 36 butir pancasila pada waktu itu, karena memang harus dihafal, apalagi dulu juga ikut cerdas cermat P4 (lupa kepanjangannnya).

Pelajaran PMP dulu mengajarkan banyak hal baik berdasarkan sila pancasila dan lebih dijabarkan lagi dalam tiap butirnya, mengajarkan bagaimana moral kita seharusnya terhadap orang lain, terhadap orang tua kita, orang yang lebih tua, bagaimana menolong sesama, saling menghormati perbedaan agama, budaya, suku serta adat. kita diajarkan untuk berempati terhadap kesulitan orang lain.


Semakin kesini, saya sering merasa bahwa rasa empati, sopan santun, tepo seliro semakin berkurang, kalau dulu tiap ketemu orang selalu menyapa atau minimal tersenyum meskipun tidak kenal, sekarang saya lebih sering menemukan saat berpapasan dengan orang lain pura-pura asyik dengan hape, atau malah melengos, bahkan ketika suami saya menegur orang dijalanan, saya malah tanya "ayah kenal..." tidak jawabnya. Ya ampun, ternyata saya pun sudah begitu.


Pernah juga saat saya, childrenfruit dan tetangga duduk-duduk didepan salon, ada seorang nenek yang rambutnya sudah memutih keseluruhan hendak menyeberang jalan, saya menyuruh salah satu dari mereka menyeberangkan si nenek, apa jawabnya, semua menjawab malu, pernah denger begitu, menolong orang lain itu malu.


Adalagi cerita lain, saat saya asyik ngobrol dengan dokter praktek sebelah, tiba-tiba ada mobil berhenti, bapak tua yang tampak sakit turun, jalan tertatih-tatih seperti hendak jatuh, dari sisi lain keluar pemuda berkacamata, salah tingkah, bukannya menolong malah lambat-lambat jalan sambil otakatik hp, bu dokternya sampe geram dan berkata "eh itu kakeknya dibantu", abis ngobatin pasien, bu dokternya masih menggerutu, kenapa sih bukannya nolongin, malu apa punya kakek yang tua dan sudah tidak tegap lagi.


Bulan ramadahan ini, semoga saya diberi berkah, agar empati saya terhadap sesama bisa lebih baik lagi, semoga saya lebih sensitif terhadap orang-orang yang sedang kesulitan dan membutuhkan bantuan, begitupun 










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung & meninggalkan komentar, tunggu kunjungan balik saya

If you follow my blog, I will do too